Faktor yaang Mempengaruhi Siswa Sekolah Terpengaruh Napza dan Miras

A. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siswa Terpengaruh Napza Dan Miras

1. Lingkungan Masyarakat

Lingkungan merupakan faktor yang paling mudah dalam mempengaruhi remaja untuk menggunakan napza dan miras. Lingkungan yang tidak sehat yang akan menjerat para remaja dalam pengaruh napza dan miras. Lingkungan yang tidak sehat adalah lingkungan seperti :

a) Masyarakatnya jauh dari agama

b) Lingkungan anak jalanan

c) Kenakalan remaja di lingkungan itu meningkat

d) Napza dan miras sudah bukan lagi hal yang janggal di dalam lingkungan itu.

2. Lingkungan pertemanan

Faktor teman menjadi sebab yang sangat sering menjadi penyebab seseorang remaja menjadi pengguna napza dan miras. Remaja yang memiliki sifat serba ingin tahu dan ingin mencoba sesuatu yang baru akan sangat mudah menjerumuskan dirinya kedalam lingkungan para pengguna napza dan miras bila dia tak punya dasar untuk membentengi diri dari penyalahgunaan napza dan miras .


A. Dampak Napza Dan Miras Bagi Pengguna Dalam Lingkup Kehidupan Sosial

1. Lingkungan

a) Menimbulkan beban ekonomi yang tinggi bagi program pencegahan, penegakan hukum dan perawatan serta pemulihan penderita ketergantungan narkoba.

b) Menimbulkan gangguan terhadap ketertiban, ketentraman, dan keamanan masyarakat.

c) Menghancurkan kualitas dan daya saing bangsa serta membunuh masa depan dan kejayaan bangsa.

d) Berkaitan dengan peningkatan tindak kejahatan termasuk kerusuhan,separatisme dan terorisme.
Faktor yaang Mempengaruhi Siswa Sekolah Terpengaruh Napza dan Miras

2. Pribadi

a) Prestasi di sekolah menurun, tidak mengerjakan tugas sekolah, sering membolos, pemalas, kurang bertanggung jawab.

b) Pola tidur berubah, begadang, sulit dibangunkan pagi hari, mengantuk di kelas atau tempat kerja.

c) Sering berpergian sampai larut malam, terkadang tidak pulang tanpa ijin.

d) Sering mengurung diri, berlama–lama di kamar mandi, menghindari bertemu dengan anggota keluarga yang lain.

e) Sering mendapat telpon dan didatangi orang yang tidak dikenal oleh anggota keluarga yang lain.

f) Sering berbohong, minta banyak uang dengan berbagai alasan tapi tidak jelas penggunaannya, mengambil dan menjual barang berharga milik sendiri atau keluarga, mencuri, terlibat kekerasan dan sering berurusan dengan polisi.

g) Sering bersikap emosional, mudah tersinggung, pemarah, kasar, bermusuhan pencurigaan, tertutup dan penuh rahasia.

3. Keluarga

a) Suasana nyaman dan tentram dalam keluarga terganggu, sering terjadi pertengkaran, mudah tersinggung.

b) Orang tua resah karena barang berharga sering hilang.

c) Perilaku menyimpang / asosial anak ( berbohong, mencuri, tidak tertib, hidup bebas) dan menjadi aib keluarga.

d) Putus sekolah atau menganggur, karena dikeluarkan dari sekolah atau pekerjaan, sehingga merusak kehidupan keluarga, kesulitan keuangan.

e) Orang tua menjadi putus asa karena pengeluaran uang meningkat untuk biaya pengobatan dan rehabilitasi.
Share on Google Plus

About hakim punya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.