Perspektif ekologikal terhadap abnormalitas

Perspektif ekologikal terhadap abnormalitas

—Tokoh : Urie Brofenbrenner

—Menggunakan konsep ekologis dari disiplin ilmu biologi sebagai metafora untuk menggambarkan hubungan timbal balik antara orang degan lingkungannya. Fokus pada hubungan yang baik antara seseorang/kelompok dengan tempat dimana dia/mereka hidup.

—Interaksi dgn org lain dan lingk adl kunci perkembangan.

—Inti perspektif ini adalah interdependensi antar individu atau kelompok dan lingkungannya.

—Kita mengalami lebih dari satu jenis lingkungan, yaitu : microsistem, mesosistem, exosistem, makrosistem, kronosistem.

—Masing-masing sistem tersebut memiliki karakteristik aturan, norma (perilaku yang diharapkan) dan hubungannya perilaku individu akan cenderung berbeda jika berada di lingkungan yang berbeda

—Jika karakteristik dan hubungan antar setting dalam satu sistem sesuai, maka individu akan berkembang dengan lancar, begitupun sebaliknya.

—Keseimbangan keseluruhan sistem tergantung pada transaksi interelasi antar sistem dan seluruh elemen yg ada dalam ekosistem. 
Ketidakseimbangan ekosistem abnormalitas

—Pemahaman yang menyeluruh dapat menyediakan paradigma untuk memahami bagaimana sistem dan interaksinya dapat memelihara perilaku individual (normal maupun tidak)

—Penerapannya : melihat pada orang, keluarga, budaya, komunitas, dan kebijakan dan untuk mengidentifikasi dan mengintervensi kekuatan dan kelemahan yg terjadi dalam proses transaksional antara sistem-sistem tersebut.
Share on Google Plus

About hakim punya

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Post a Comment